”Kompas” Gandeng Traveloka Merajut Nusantara

JAKARTA, KOMPAS — Harian Kompas melalui Kompas.id berkolaborasi dengan Traveloka untuk memajukan sektor pariwisata Indonesia. Kolaborasi ini didasarkan pada semangat yang sama, yaitu merajut Nusantara dan membangun Indonesia menjadi lebih baik.

”Ini merupakan kerja sama yang baik, apalagi saat ini pariwisata merupakan sektor yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Melalui kerja sama ini, kita tidak hanya memperkenalkan keindahan dan kekayaan Indonesia ke dalam negeri, tetapi juga ke seluruh dunia,” kata CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama saat acara penandatanganan kerja sama dengan Traveloka di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Bisnis Kompas Lukas Widjaja dan Head of Design & Co-Founder Traveloka Albert Zhang.

Penandatanganan kerja sama oleh Direktur Bisnis Kompas Lukas Widjaja (keempat dari kanan) dan Head of Design & Co-Founder Traveloka Albert Zhang (kelima dari kiri).

Senada dengan itu, Wakil Pemimpin Umum Kompas Rikard Bagun menyampaikan, pariwisata adalah sesuatu yang tidak dapat dicontoh oleh negara lain karena alam dan budaya tiap negara berbeda-beda. Melalui kerja sama ini, diharapkan Kompas dan Traveloka dapat berjalan dan tumbuh bersama.

Founder Traveloka, Ferry Unardi, mengatakan, para pengguna Traveloka dapat mengakses berita yang jernih dan komprehensif melalui Kompas.id. Ia juga menilai, informasi yang disampaikan Kompas tetap relevan pada era yang penuh perubahan saat ini.

Baca juga: Traveloka Ekspansi ke India

Seiring dengan inovasi yang dilakukan Kompas dalam menyongsong industri 4.0, Ferry menyampaikan, ada banyak peluang yang bisa dilakukan bersama Traveloka. Tentu hal ini sejalan dengan visi yang sama, yaitu memajukan Indonesia dan memperkenalkan Indonesia hingga ke dunia.

”Maka dari itu, kami melihat ini satu potensi yang harus kita bangun bersama. Kerja sama ini merupakan langkah pertama, ke depannya akan ada banyak bentuk kerja sama yang lebih berani lagi,” ujar Ferry.

Para pengguna Traveloka dapat mengakses berita yang jernih dan komprehensif melalui Kompas.id.

Melalui kerja sama ini, para pengguna Traveloka dapat membaca konten perjalanan yang diliput oleh Kompas. Selain itu, sebanyak 1 juta pengguna Traveloka juga dapat mengakses berita di Kompas.id secara gratis selama enam bulan.

Kompas diajak berkeliling kantor Traveloka.

Wakil Pemimpin Redaksi Kompas Sutta Dharmasaputra mengatakan, pengalaman Kompas yang telah banyak melakukan jelajah sejalan dengan Traveloka. Selama ini, Traveloka juga berperan mengoneksikan masyarakat melalui tiket perjalanan dan pariwisata.

Baca juga: Kemudahan dari Layanan Daring

Dengan berkembangnya pariwisata sehingga menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi ke depan, diharapkan Indonesia segera masuk dalam lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia meskipun tantangan dan pekerjaan rumahnya tidak ringan.

”Melalui kerja sama ini, kita berharap ada kesempatan membuat pekerjaan rumah menjadi jauh lebih ringan dengan semangat kolaborasi,” ujar Sutta.

Lebih lanjut Sutta menyampaikan, kerja sama ini juga untuk mendorong semua daerah yang memiliki potensi wisata untuk terus bangkit. Dengan demikian, dapat turut menggerakkan roda perekonomian Indonesia. (SHARON PATRICIA)