Djarum Foundation dan Kompas Gramedia Saling Memperkaya

Rombongan Djarum Foundation dan perwakilan Kompas Gramedia berfoto di lantai dasar Menara Kompas, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS — Djarum Foundation dan Kompas Gramedia sama-sama memiliki visi dan misi untuk menyebarkan nilai-nilai humanisme dan berkontribusi untuk bangsa melalui program-programnya. Berbekal hal itu, keduanya kerap bertemu untuk saling memperkaya.

Salah satunya saat Djarum Foundation yang dipimpin General Manager PT Djarum Rudijanto Gunawan berkunjung ke kantor Kompas Gramedia, di Jakarta, Rabu (6/3/2019). Sebelumnya, November 2018, Kompas Gramedia yang berkunjung ke tempat program Lima Pilar Bakti Djarum Foundation di Kudus.

Direktur Komunikasi Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara mengatakan, kunjungan kali ini untuk melihat lebih dekat program tanggung jawab sosial perusahaan yang telah dilakukan Kompas Gramedia.

”Bisa disebut ini silaturahmi antarfilantropi. Masing-masing melakukan kunjungan. Saling berbagi dan saling mengisi. Mudah-mudahan bisa bekerja sama,” ujarnya.

Rombongan Djarum Foundation dan Kompas Gramedia bertukar cendera mata setelah berbagi pengalaman di Menara Kompas, Jakarta, Rabu (6/3/2019).

Sejauh ini, menurut dia, sudah ada lima program tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan Djarum Foundation. Kelima program itu diberi nama ”Lima Pilar Bakti”. Program-program itu adalah Bakti Sosial (yang dijalankan sejak 1951), Bakti Olahraga (sejak 1969), Bakti Lingkungan (sejak 1979), Bakti Pendidikan (sejak 1984), dan Bakti Budaya (sejak 1992).

”Sebetulnya, lima bakti ini merepresentasikan seluruh komponen yang diperlukan bangsa ini. Jika kelimanya digabungkan, akan menjadikan Indonesia negara mandiri dan kuat dengan masing-masing pilarnya,” ucap Mutiara.

Keberhasilan program tersebut dicontohkan dari lahirnya atlet-atlet berprestasi, seperti Kristian Hadinata, Ivana Lie, dan Alan Budi Kusuma.

Mereka lahir dari program Bakti Olahraga yang salah satunya berfokus pada pembinaan atlet-atlet muda olahraga bulu tangkis.

Pemain timnas U-22, Muhammad Luthfi Kamal Baharsjah (kedua dari kiri), berebut bola dengan pemain Kamboja, Om Chanpolin, dalam pertandingan Grup B Piala AFF U-22, di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Jumat (22/2/2019).

Sama seperti Djarum Foundation, juga banyak program tanggung jawab sosial perusahaan Kompas Gramedia yang bermanfaat untuk bangsa.

Program-program itu antara lain Bentara Budaya dan Liga Kompas Gramedia (LKG). Bentara Budaya konsisten mengadakan pembinaan dan pengembangan kebudayaan. Adapun LKG fokus pada pembinaan atlet sepak bola usia muda atau U-14.

”Sejak 2010, lebih dari 10 alumnus Liga Kompas Gramedia yang tergabung di timnas usia muda. Pada timnas U-22 yang menjuarai Piala AFF 2019, ada empat alumnus Liga Kompas Gramedia, salah satunya Muhammad Luthfi Kamal yang mencetak gol kemenangan timnas di semifinal,” ujar Direktur LKG Adi Prinantyo.

Menurut Direktur Corporate Communication Kompas Gramedia Rusdi Amral, karena Djarum Foundation dan Kompas Gramedia memiliki visi dan misi yang sama, setiap kali Kompas Gramedia bertemu dengan Djarum Foundation, rasanya seperti bertemu dengan keluarga kedua.

”Rasanya seperti bertemu keluarga kedua. Baik Kompas Gramedia maupun Djarum Foundation memiliki kesamaan visi, yaitu menyebarkan nilai-nilai humanisme dan berkontribusi untuk bangsa Indonesia melalui program-programnya. Harapannya, kedua lembaga ini dapat berkolaborasi menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat untuk Indonesia,” tutur Rusdi. (YOLA SASTRA)