unnamed

Kompas melakukan Ekspedisi Cincin Api sebagai upaya menyingkapkan sebagian misteri kegunungapian. Sekalipun sudah akrab dengan bencana dan kesuburan, gunung api, yang berpijak pada lempeng benua dengan kaki terikat oleh Cincin Api, tetaplah menjadi misteri.

Tujuan ekspedisi ini untuk ikut menumbuhkan dan memperkuat kesadaran, pemahaman, dan penghayatan Tanah Air.

Ekspedisi ini seperti sejumlah ekspedisi Kompas sebelumnya tidak dalam pengertian melintas alam, tetapi merupakan sebuah eksplorasi gunung api dan lempeng benua dengan mengacu pada realitas lapangan, kajian ilmu pengetahuan, dokumen sejarah, dan mitos yang berkembang di masyarakat gunung. Ekspedisi Cincin Api dilakukan dengan pendekatan cross media.

Eksplorasi Ekspedisi Cincin Api yang berlangsung setahun, dan dimuat setiap bulan, tidak mencakup semua gunung api di Nusantara, tetapi meliputi sejumlah gunung pilihan yang telah mengguncang dan mengubah dunia!

Publikasi hasil ekspedisi untuk menguak Cincin Api, yang dimotori tim wartawan muda dengan dukungan para wartawan senior dan sejumlah ilmuwan, tidak hanya dimuat di Kompas cetak, tetapi juga akan memberikan efek publikasi berlipat-lipat oleh penggunaan multimedia, online dan televisi, termasuk Ipad pada hari Sabtu dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

(Litbang Kompas/Igp)