Ekspedisi Citarum 2011 bertujuan  untuk menggali dan mengangkat pelbagai persoalan di wilayah Citarum ke panggung nasional. Tidak ada sungai yang peran dan fungsinya begitu strategis seperti Citarum. Selain menerangi peradaban hampir separuh penduduk negara ini di Pulau Jawa dan Bali, Citarum juga mengairi area pertanian dan perikanan, memasok air untuk industri, serta menyuplai bahan baku air minum, khususnya bagi 80 persen warga DKI Jakarta.

Itulah yang menjadi alasan Kompas melakukan Ekspedisi Citarum 2011. Bagi peradaban bangsa, eksistensi sungai yang mengalir sejauh 269 kilometer itu bukan sekadar penyedia kebutuhan air bersih, melainkan multifungsi, baik ekonomi, perdagangan, pertanian, dan peternakan maupun pertahanan (benteng alam) dari musuh.

Aliran Citarum yang memanjang dari Tanjungpura (Karawang), Rengasdengklok, hingga Laut Jawa sejauh 60 km merupakan benteng alamiah dari serbuan musuh republik yang datang dari arah Jakarta.

(Litbang Kompas/Igp)

Kompas/Lucky Pransiska
Kompas/Lucky Pransiska
Kompas/Lucky Pransiska