Jakob Oetama

Lahir                : Magelang, Jawa Tengah, 27 September 1931

Pendidikan

  • Perguruan Tinggi Publisistik Jakarta (1956)
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada , Yogyakarta (1961)

Karier (antara lain)

  • Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Jakarta
  • Guru SMP Mardijuwana, Cipanas (1952-1953)
  • Guru Sekolah Guru Bantu (SGB), Bogor (1953-1954)
  • Guru SMP Van Lith, Jakarta (1954-1956)
  • Redaktur Mingguan Penabur (1956-1963)
  • Pemimpin Redaksi Majalah Intisari (1963)
  • Pemimpin Redaksi Harian Kompas (1965-2000)
  • Pemimpin Umum Harian Kompas (1980- sekarang)
  • Presiden Direktur PT Gramedia Multi Utama (1980)
  • Direktur Impor PT Inpers (1980)
  • Komisaris PT Dasar Utama Pers (1980)

Karier Legislatif

  • DPR dari Karya Pembangunan, Golkar (1966-1982)
  • MPR dari Utusan Daerah (1987-1999)

Kegiatan lainnya

  • Ketua Serikat Penerbit Suratkabar (SPS)
  • Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (1965-1969)
  • Ketua Pembina Pengurus Pusat PWI (1973)
  • Penasehat Konfederasi Wartawan ASEAN (1974)
  • Ketua Organisasi/Manajemen SPS Pusat (1980)
  • Ketua Bidang Pendidikan SGP (1981)
  • Bendahara Yayasan Obor Indonesia (1981)
  • Komisaris Dewan Penyantun Lembaga Bantuan Hukum (1981)

Publikasi Buku (antara lain)

  • Berpikir Ulang tentang Keindonesiaan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2001.
  • Pers Indonesia: Berkomunikasi dalam Masyarakat Tidak Tulus. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2001
  • Antara Jurnalisme Fakta dan Jurnalisme Makna: Pidato Penerimaan Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa dalam Bidang Komunikasi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 2003.
  • Rethinking on being Indonesian. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005
  • The corporate world and business ethics. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005

Penghargaan

  • Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah RI (1973)
  • Wira Karya Kencana dari Kantor Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN, karena dianggap telah Berjasa dalam Gerakan KB Nasional (1994)
  • Anugerah Doktor Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2003)
  • Chief Executive Officer (CEO) Terbaik Tahun 2003 dari Majalah SWA, Synovate Research Reinvented, dan Dunamis (2004)
  • Entrepreneur of The Year dari Ernst & Young (2005)
  • Penghargaan dari Tiga Pilar Kemitraan berkaitan dengan Hari Antikorupsi (2005)
  • Alumnus Teladan dari Universitas Gadjah Mada dalam Rangka Dies Natalis ke-56, Yogyakarta (2005)
  • World Entrepreneur of the Year Academy 2006 dari Ernst & Young, Monaco (2006)
  • Lifetime Achievement Award dari Bank BRI (2007)
  • Lifetime Achievement Award dari PWI (2008)
  • Bintang jasa “The Order of The Rising Sun, Gold Rays with Neck Ribbon dari Pemerintah Jepang (2009)
  • Number One Press Card dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) (9 Februari 2010)
  • Bintang Jasa The Order of The Rising Sun dan Gold Rays with Neck Ribbon dari pemerintah Jepang (24 Maret 2010)
  • Soegeng Sarjadi Award on Lifetime Achievement (18 Agustus 2010)
  • Medali Emas Spirit Jurnalisme dari Komunitas Hari Pers Nasional 2011 (19 April 2011)
  • Tokoh berpengaruh penting dalam menyebarkan semangat dan kecakapan kewirausahaan bidang sosial dalam Ciputra Award (16 Oktober 2011)
  • Penghargaan Pengabdian 30 Tahun Tokoh Pers di Industri Media Cetak dari Serikat Perusahaan Pers (SPS) (13 Juli 2012)
  • Jakob Oetama dinilai berkontribusi besar terhadap perkembangan media di Tanah Air, sekaligus mematangkan media massa untuk memperkuat demokrasi di Indonesia sehingga mendapat award di ajang Paramadina Award dari Universitas Paramadina (10 Januari 2013)
  • Asia Communication Award dari Asian Media Information and Communication Centre (AMIC) (4 Juli 2013)
  • Lifetime Award dari Asian Publishing Convention (12 Juli 2013)
  • Gelar doktor kehormatan (”honoris causa”) dari Universitas Sebelas Maret UNS), Surakarta (5 September 2014)
  • Life Time Achievement Award dari Tahir Foundation (8 Desember 2015)
  • Penghargaan Lifetime Achievement Awards dari SPS (3 Februari 2017)
  • Lifetime Achievement Award dari Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (13 Mei 2017)

Keluarga

  • Isteri : Latifah
  • Anak : Irwan Oetama, Lufti Oetama, Mariani Oetama, Maryati Oetama, Lilik Oetama

 

Sumber : Litbang Kompas /ARI/KIK

Petrus Kanisius Ojong (PK Ojong)

Lahir                : Bukittinggi, Sumatera Barat 25 Juli 1920

Pendidikan

  • Sekolah Guru Atas Negeri di Jatinegara (tamat tahun 1940)
  • Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Jakarta (mendapatkan gelar Sarjana Hukum tahun 1951)

Karier (antara lain)

  • Guru Sekolah Dasar Katholik di Mangga Besar Jakarta (1940-1944)
  • Anggota Redaksi Harian Keng Po dan Star Weekly (1946-1951)
  • Direktur Perusahaan Penerbitan PT Saka Widya (1961-1964)
  • Pendiri Majalah Intisari (1963)
  • Pendiri Harian Kompas (1965)
  • Direktur PT Penanaman Modal Dalam Negeri Gramedia (sejak 1970)
  • Ketua Dewan Pembina Yayasan Tarumanegara yang Menyelenggarakan Universitas Tarumanegara (sejak 1970)
  • Pendiri Kantor Berita Katolik Asia di Hongkong

Kegiatan lainnya

  • Anggota Badan Pimpinan Pusat Partai Katolik (1964-1968)
  • Bendahara II Pengurus Pusat Serikat Penerbit Surat Kabar (1967-1969)
  • Bendahara Yayasan Indonesia yang menerbitkan Majalah Horison (1967)
  • Bendahara Lingkaran Seni Jakarta (1970-1973)
  • Anggota Dewan Kurator Lembaga Bantuan Hukum/Lembaga Pembela Umum Jaya (Sejak Maret 1971)
  • Koordinator UCIP (Serikat Pers Katolik Internasional) untuk wilayah Indonesia
  • Ketua Yayasan Retina Blastoma di Jakarta yang Didirikan tahun 1979

Publikasi Buku (antara lain)

  • Perang Eropa, jilid III (2005)
  • Perang Eropa, jilid II (2004)
  • Perang Eropa, jilid 1 (2003)
  • Perang Pasifik (2001)
  • Kompasiana: esei jurnalistik tentang berbagai masalah (1981)
  • Perang Eropah, djilid I                                                 (1963)
  • Perkara-perkara kriminil jang termashur                         (1962)

Penghargaan

  • The 55’th Untar Awards, dalam kategori penggagas dan pendiri (2014)

 

Sumber : Litbang Kompas / KIK/GWK